Cipete adalah sebuah kawasan di bagian selatan Jakarta yang udaranya cukup enak, paling tidak menurut ukuran saya, yang beberapa saat terakhir ini kedinginan di Hanoi. Maklum suhu udara di Hanoi berkisar di 10 derajad celcius. Lokasi tempat silaturrahim itu sendiri juga sangat enak, karena mudah diakses dari mana saja. Di kawasan itu (Cipete) saat ini, setelah 10 tahun melihatnya lagi, telah berkembang pesat dan sudah hampir mirip-mirip kawasan 'elit' Kemang. Makanya kalo ada warga Jakarta yg ngga tau Cipete, besar kemungkinan orang itu akan disebut sebage kurang gaul. Hehehe ... Soalnya di kawasan itu ada resto steak yg paling top di seantero jagad jabodetabek, yaitu ABUBA. Banyak juga tempat makan yg sangat top di sana, tetapi saya tidak perlu menceritakannya secara khusus soal itu pada saat ini.
Kebetulan lokasi silaturrahim kali ini, Komp. BRI, kediaman Kel. H. Sony tidak jauh dari resto ABUBA itu. Lokasinya sendiri sangat ideal, menurut saya, untuk dijadikan tempat pul-kumpul. Selain rumahnya yg luas, maklum rumah pejabat bank pemerintah yang sedang naik daun kinerjanya, juga memiliki berbagai sarana dan prasarana yang sangat mendukung ie. halaman parkir mobil yang lega, teras yang nyaman (baik di depan maupun belakang), dan perlengkapan main musik yang sangat memadai. Wah ajiib deh … pokoknya!
Sayang pada hari 'H'-nya, beberapa sohib memberikan konfirmasi berhalangan hadir karena berbagai sebab. Sedang beberapa sohib lainnya tidak memberikan konfirmasi kehadiran maupun sekedar merespon undangan yang disampaikan via SMS maupun telp. Sangka baiknya semoga sohib-sohib tadi itu pada sehat wal afiat dan baik-baik saja bersama keluarganya.
Tapi kondisi itu tidak membuat suasana menjadi muram. Misalnya, saya sangat bersyukur bertemu sohib lama, Jeng Mei, setelah hampir 20th-an tidak pernah bertemu lagi. Sayang Jeng Mei, sang aparat pajak yang kelihatan lebih ‘makmur’ dibanding ketika jadul (jaman dulu) itu, berhalangan hadir bersama keluarganya karena anak-anaknya sedang sekolah ketika itu. Keluarga saya datang agak terlambat karena ujian menggambar anak2 pada hari itu sampai lewat dari waktu pertemuan, ie. jam 12 siang. Yang lebih menggembirakan bahwa shohibul bait (tuan rumah) sangat siap dengan segala hal. Mulai dari konsumsi maupun hangatnya sambutan yang diberikan. Tak urung, salah satu indikatornya adalah, kami pada betah berlama-lama di sana dan anak-anak pada 'ogah' pulang. Tak ayal pula, kami yang hadir sempat diberi oleh-oleh ('jatah' dari sohib-sohib yang berhalangan hadir) ketika pamitan pulang. Hehehe ... sorry ya bagi yang ngga sempet hadir.

Docs. shws, cheers ... ki-ka: ny. Herna, ny. Mei, ny. Rennie, blogger
Perlu dikabarkan bahwa kalo suatu saat kita dapat mewujudkan silaturrahim JB83 maka tidak perlu repot-repot mengundang artis maupun band pengiring. Karena dari potensi-potensi yang ada, ie. anak-anak kita sendiri dapat main band dengan lumayan baik, apalagi kalo yang dinyanyikan itu lagu-lagu tangga teratas dan terkini. Kami sempat nge-jams session membawakan beberapa lagu terkini ie. Munajat Cinta (The Rock), Hanya ingin Kau Tahu (Repvblik), 11 January (Gigi), dll dengan pemain dari kita-kita sendiri ie. Vira (juniornya H. Sony pada keyboard), Randy (junior saya pada drum), H. Sony selaku bassist dan saya sendiri selaku gitaris merangkap vokalis. Hehehe … ‘mantaf’ kali. Tuh lihat saja fotonya. Kalo sudah begini, what else (do I have to ask for more)?
Wah-wah mudah-mudahan kalo ketambahan personil dari junior-junior yang lainnya maka JB83 akan punya grup band yang handal dikemudian hari. Siapa tahu kalo mereka nanti bisa membentuk grup band terkenal seperti Samsons, Nidji, Ungu dll. Silakan mendaftar bagi yang berminat mengembangkan bakat juniror-juniornya. Tempat latihan sudah ada. Peralatan musiknya sudah lengkap. Manajernya pun sudah siap. Hehehe ...
Terakhir, Minggu pagi saya masih ‘ditraktir’ oleh H. Sony buat nge-drive di Hotel Bumi Wiyata, Depok. Selamat berlatih bung Inos. Kapan-kapan kita turun ke lapangan bersama ya? Ajak juga nyonyahnya latihan biar kita bisa punya 'paring' ideal (4 orang: sampeyan dan nyonyah, saya dan nyonyah).
Thanks untuk Kel. H. Sony atas perhatian dan penyambutannya yang ramah dan hangat serta sajian yang mantap selama silaturrahim Sabtu, 9 Feb yang lalu. [rpi]
Docs. shws, jams session with Vira and Randy
