Wednesday, January 09, 2008

Silaturrahim dengan Teman ex-FEUB JB83

Ilustrasi: Bersekutu menambah mutu. Hehehe ... kayak slogannya Malaysia aja!


Ilustrasi: ''Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menghubungkan tali silaturahim (kekerabatan).'' (HR Bukhari).

Ilustrasi: Keep smile man! Wah ... masih pada ganteng-ganteng nih. Hehehe ... muji-muji sendiri

Silaturrahim adalah anugerah. Betapa tidak, banyak orang yang ingin bertemu (silaturrahim) dengan keluarga, orangtua, teman, atau kenalan dan kerabat lainnya tetapi tidak berkesempatan melakukannya karena satu dan lain hal. Oleh karenanya, begitu kesempatan itu ada, maka saya ingin melakukannya segera. Tidak perlu menunda-nundanya. Apalagi, mencari-cari alasan untuk menggagalkannya.


Adalah sebuah anugerah terbesar ketika mudik ke Malang, kota dimana saya dibesarkan dan menjalani hampir semua masa menimba ilmu dari TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi, di bulan Juli 2006 berkesempatan bertemu kembali (reuni) dengan teman-teman ex-Kelas Ganjil-B-1983, Fakultas Ekonomi, Universitas Brawijaya, Malang. Subhanallah! Lebih dari 17 tahun kami tidak saling bertemu, kemudian kembali dipertemukan. Bukankah itu sebuah anugerah dari Allah SWT? Pertemuan itu digagas oleh Rudy Haryadi, Tutik Aswiyati, Petrus Indarto yang merupakan nama-nama 'aktivis' sekaligus 'seksi sibuk' alumni FEUB-JB83.


Kebetulan saat libur musim panas di Hanoi-Vietnam waktu itu, Juli 2006 kami sekeluarga mudik ke Malang. Kami mengambil rute Jakarta-Surabaya, kemudian langsung menuju kawasan wisata Tretes, Prigen, Pasuruan.


Silaturrahim itu diadakan di Tretes View Hotel, Prigen. Kami menginap semalam disana karena berbagai acara telah disiapkan secara 'marathon' mulai dari sore hari hingga siang keesokan harinya. Dihadiri oleh sekitar dua puluhan alumni, yang kalau dijumlahkan dengan keluarga atau rombongan, maka yang hadir sekitar 70-an orang. Senang dan bahagia, sudah pasti. Apalagi, saat itu kedua ortu (tercinta) saya berkenan menghadirinya. Makanya saya sangat antusias untuk kembali melakukan silaturrahim bersama teman-teman ex-FEUB JB83. Kapan lagi dong?

6 comments:

Anh Pandji said...

Ada usulan dari Bu Hj. Uniq (Ny. Saleh) agar TEMU KANGEN 2008 diadain di Bali. Bagaimana menurut rekan alumni lainnya?

Den Mas Use said...

Menurut Jeng Tutik (tutiek_imut@telkom.net),

Bali emang paling OK.

Yang perlu dipertimbangkan, sapa tuan rumahe?
Setahuku yang di Bali ada jeng pipit, jeng budi hartatik,
dan katanya kabar tebaru boss Husni.
Kelihatannya beliau2 iku termasuk wong sibuk.

Yang kedua, apa gak mengecewakan wong solo sing wis
kadhung tata2, de el el

Den Mas Use said...

Reff: Message # 1628 (milis FEUB-JB83)

Assalamualaikum wr. wb,

Alhamdulillah saya telah sampe kembali di kota Hanoi (Senin, 17 Juli 2006 jam 14.00) dalam keadaan sehat wal afiat dan selamat (berkat doa kawan-kawan semuanya) setelah menempuh perjalanan jauh yg melelahkan. Maklum berangkatnya pagi hari sebelum shubuh (Jam 04.00 wib) dari rumah menuju bandara SH-Cengkareng. Selama perjalanan gak bisa tidur, maklum biasanya bersama keluarga (nyonyah dan anak2 masih betah di Jakarta, insya Alloh kembali tgl 29 Juli).

Pada kesempatan ini, sekali lagi, saya pribadi dan atas nama keluarga ingin menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih yg sebesar-besarnya kepada Team Kerja TKN (Bung Rudy, Jeng Tutik, Bung Petrus dan kawan2 lainnya yg telah berkontribusi) yg telah bersusah-payah, di tengah-tengah kesibukan dan aktivitas bisnis/keluarganya namun masih bersedia menjadi volunteer, untuk suksesnya acara itu. Terus terang "salutation" ini bukan mengada-ada. Saya pribadi membayangkan seandainya, saya harus menjumpai (silaturrahim) ke segitu banyak kawan dan bertemu dengan keluarganya satu-persatu, berapa banyak ongkos dan waktu serta tenaga yg harus dikeluarkan. Dengan TKN itu saya merasa sangat beruntung, hanya mengeluarkan biaya beberapa dollar untuk tiket dan spare waktu semalam di Tretes sudah ketemu dengan 20-an kawan beserta keluarganya. Sungguh itu suatu kesempatan yg tak ternilai.

Bung Alfan sempat bilang ke saya, "Terimakasih bung telah menyempatkan waktu jauh-jauh dari Hanoi mau datang". Terus-terang itu sangat menyanjung, meskipun sebenarnya itu tidak sebanding dengan apa yg telah saya sekeluarga peroleh dengan silaturrahim bersama kawan2 beserta keluarganya. Coba bayangkan saja. Hanya spare waktu semalam, dapat bertemu dengan banyak kawan dan keluarganya yg telah tidak kita jumpai sekitar 20 tahun. Kalo mau itung-itungan bisnis sekalipun, tak akan pernah ada ruginya. Makanya saat ketemuan itu, betul yg dibilang Bung Rudy, tak terasa capek sedikitpun, meski perjalanan jauh (dan mestinya melelahkan). Buktinya pagi hari masih sempat main tennis beberapa game dengan Bung Kohar, Bung Rudy dan Bung Tito setelah begadang di tempat karaoke menikmati alunan lagu yg dinyanyikan Haji Herfi dan Haji Kohar. Saya yakin tidak ada (atau belum banyak yg tahu) kalo kedua haji itu ternyata jago nyanyi. Kapan2 perlu juga dipromosikan. Hehehe ...

Untuk temu kangen (ke-4) berikutnya, saya setuju dengan usulan beberapa rekan kalo diadakannya 2 tahun lagi. Soal tempat, saya kira ngikut mayoritas sajalah. Kalo banyak yg ingin di Jateng, monggo. Soale saya tidak dalam posisi untuk ngusulin tempat. Coba kalo saya usul di Hanoi atau Jeddah, kan berabe? Hehehe ...

Pada kesempatan ini juga, saya dan keluarga ingin meminta dibukakan pintu maaf sekiranya saat ketemuan kemaren ada hal-hal yg kurang berkenan. Baik tutur-kata, tingkah-laku, maupun oleh-oleh yg sekiranya kurang merata (atau banyak yg tidak kebagean).

Pesan saya bagi yg tidak berkesempatan ikut temu kangen kemaren itu, sungguh suatu kerugian bagi sampeyan dan keluarga. Untuk itu jangan sampai tidak berkesempatan ikut dilaen temu-kangen.

Wassalam,

rpi-djausin

Den Mas Use said...

Reff: Message # 1629 (milis FEUB-JB83)

Re: [feub_jb83] Greetings from HaNoi


Wa'alaikumsalam wr. wb.
Alhamdulillah kalo sudah sampe ke 'medan laga' lagi dengan selamat....

Memang cak Yus, acara TKN kemarin tak ada kata yg bisa kuuntai untuk menggambarkan betapa menyenangkan , menyejukkan, menguntai kembali benang2 yg tercerai berai dengan penuh keikhlasan dan kearifan.
Teman sekantor terheran-heran ketika tahu kalo kita warga jb83 mampu reuni dengan keluarga besarnya. karena memang masih jarang reuni dg kel, biasanya ya hanya yg bersangkutan aja.

Boleh cerita sedikit, selepas dr TVH kel Sugeng sempat transit semalam di Oslo (pengin sego liwet n intip dll). Hari kamis kel bung Kohar nyantai lagi di Oslo, lumayan 2 malam, tapi ...cuma bisa sempat nyego kucing aja, karena siang beliaunya memang mau mbuang "duwit recehnya" ke Klewer, sementara sy gak brani mbolos lagi....!!!, tapi kalo selepas kantoran sih.... it's ok aja!!
Kalo juragan Jeddah hanya lewat aja gak sempat pinarak....

Wouw ada oleh2 dr Hanoi to, koq aku gak kebagian ya..??? wah...nyesel deh....!!! He he he ........................................

Cak Yus tak kandani ning ojo rame-rame yoo...panjenengan dirasani ojobku, kurang lebih begini kata-katanya : "Sajak e koncomu sing jik awet enom, sing teko Vietnam kuwi lo..." begitu cak Yus nyuwun pangapunten menawi boten sekeco dateng manahipun, langkung2 dateng konco2 sanes.... (intermezzo rek.....)

Wassalam
(noenk)

Den Mas Use said...

Reff: Message # 2594 milis feub-jb83

Semalem ( Kamis Malem ) ayas oleh sms teko Jeng Nursiam ( Nung ) Oslo. Biasalah , kabar kabari . Akhir sms, beliau kasih tahu lek sudah janjian sama Teteh Nina , katanya hari ini Teteh Nina mau liburan di Oslo & mau ketemuan sam Jeng Nung.

Oh ya , omong omong soal reuni, nggak tahune wis setahun ( 9 & 10 Juli 2006 ) yo reuni nembe diadakno wingi. Wah rasane cepet banget. Kapan berikute Gus Lurah ?

Salam,
Idoer

Den Mas Use said...

Reff: Message # 2595 milis feub-jb83

Satu hal yg mungkin kita semua sangat salut dengan Bung Idoer. Apa itu? Itu lho ... kok berita tentang Teh Nina selalu most up-dated one.

Soal reuni FEUB-JB83. Memang bener kata Bung Idoer, serasa baru kemaren kita reunian di Tretes dan kehangatan silaturrahimnya masih sangat lekat di hati saya. Sering kalo pas lagi off saya buka-buka file foto-foto kita ketika reunian. Banyak diantaranya yg hasil jepretan Rania, ternyata lucu-lucu pengambilan gambarnya. Sebagai salkah satu warga, tentu saja saya menyambut baik dan mendukung utk diadakannya reunit tahun depan di OSLO. Jeng Noenk dan warga JB83 di sekitarnya harap bersiap-siap.

Untuk warga DKI Jakarta dan sekitarnya, gimana kalo kita mulai rencanakan dari sekarang i.e. kita berangkat bareng2 dari Jakarta dengan sewa bis Big Bird?

Sepertinya kalo memungkinakan seperti itu, atmosfirnya pasti lebih hueboh. Please (Bung Inos, Bung Kohar, Bung Tito, Bung Seto, dkk) comments ...

-rpi-